Humanis

Belajar dari kucing part 1

Di lantai tempat saya bekerja ada keluarga kucing, terdiri dari emak, bapak, anak pertama (Cuma satu yg hidup dari tiga kelahiran karena dimakan emaknya… Astagfirullah.. nangis bawang merah) dan enam bayi kucing. Jujur saya geli sama kucing karena trauma. Tapi gimana y. walo bukan emaknya, kalo liat bayi kucing ditelantarkan sama induknya dan dalam kondisi kurang sehat bikin gregetan.

No name 1 dan no name 2 dengan induk mereka

Si emak kucing males menyusui anaknya dan kerap ditinggalin atau anak dipindah k tempat lain tanpa dikasi makan. Di situ saya dan dibantu mas komar dan mas dede untuk cari bayi2 kucing. Alhamdulillah ketemu. Kenapa saya sampe cari2 kayak kurang kerjaan? Karena kondisi mata bayi2 kucing cukup memprihatinkan. Kedua mata mereka ada yg tertutup smua dan ada yang masi sedikit terbuka. Kalo dipindah emaknya dan didiamkan kebayang mrka bisa mati perlahan atau dimakan tikus.

Benar saja, beberapa kali saya temukan kondisi mereka cukup memprihatinkan. Ada yg kedua mata tertutup dan hanya meringkuk. Ketika dipanggi g nyaut tapi begitu digoyang papan tmpt mereka bersandar baru mereka mengeong rintih. Buru2 kami pindahi ketempat semula. Itu terjadi beberapa kali. Sempet kesel sama induknya.

Namun saya paham, melahikan enam anak (satu mati dimakan induknya sendiri bbrp saat setelah melahirkan .. Subhanallah) harus urus diri sendiri dan lima anak yang masih hidup. Si kakak juga masi nyusu ternyata. Belum satu bayi anak kucing dari lantai atas yang sejak bayi sudah diasuh induknya itu.

Anyway, dua dari bayi kucing kondisinya memprihatinkan (tubuh mereka memang bisa dilihat jauh lebih kecil dr 3 bayi kucing lain dan kurang aktif bergerak). Krn hilang dan g lama ditemukan (ternyata ditaruh induknya di bawah tangga lantai bawah yg berantakan), segera saya bawa ke klinik hewan kedua bayi kucing tersebut. Cukup heboh di kantor saya bawa bayi kucing k klinik. Tp gpp, demi prikeibuan dan sayang anak sya bawa mereka k klinik dan diperiksa dokter.

Di klinik, bayi kucing kucing putih belang 2 dinamai no name 1 dan kucing hitam belang orange dinamai no name 2. Setelah diperiksa dokter hewan, kondisi no name 1 dan 2 dalam keadaan cacingan, masalah pencernaan dan sakit mata. Tindakan pertama yang dilakukan adalah infus dan suntik vitamin. Lalu diberi makan dan salep mata. Akhirnya diputuskan mereka opname 2 hari. Hari kedua sy kunjungi no name 2 terlihat lemas dan no name 1 sudah lebih aktif bergerak.

Hari ketiga, saya kunjungi kondisi no name 2 masih lemas dan tidur. Sore saya ambil mereka. Sampai di kantor, Alhamdulillah induk masih mengenali mereka. Langsung saya tidurkan induknya dan kedua bayi kucing di dekatkan untuk menyusui. G lama induk bangun. “ngga ngerti apa bayinya kangen dan ingin menyusui walau sudah dikasi makan dan vitamin d klinik”’ kesel sya dalam hati.

Lalu usai jam kerja saya dibantu mas dede paksa no name 2 untuk beri makan dan susu pake spul yang dikasi dokter. Dia masi gerak jalan lari tapi g mau makan dan minum. Akhirnya lemes dan tiduran. Di situ saya sudah pasrah, ikhlas y sudah mungkin sudah jelang saatnya.

Malam saya di wa mas dede kalo no name 2 mati. Huaaaaaaahhhhh sediiiihhhhhhhhhh dan langsung di kubur. Mas kosim cerita jelang meninggal no name 2 berusaha bangun dan kejar induknya untuk menyusu, tapi induknya lari. Astagfirullah. Mungkin salah satu insting kucing gitu y, dah tau mana yang cacat, bakal mati kalo tidak dibantu manusia rawat/di bawa ke klinik dan tau kalo anaknya bakal meninggal. Berbeda dengan manusia yang diberi hati dan akal pikiran, walau sakit Insyaallah tetap diperjuangkan dengan pengobatan. Dengan hati dan pikiran tersebut semoga para orang tua, khususnya ibu memperlakukan dan merawat anak2 mereka, khususnya bayi dengan baik dan dilindungi.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s