Travelling

Jelajah Wisata Di Bangka Part 2 Pantai Parai Tenggiri dan Oleh-oleh

Kita lanjut my trip my adventure di Bangka. Setelah tadi menelusuri Pagoda Vihara Puri Tri Agung dan Pantai Tikus Sungailiat di Bangka, Pa sopir mengajak kami ke Pantai Parai Tenggiri. Dah jelang Dzuhur, jadi bisa dibayangkan keceriaan sinar matahari saat itu. Apalagi sedang wisata pantai.

WhatsApp Image 2018-10-26 at 9.23.20 AM

Sampailah kami di Pantai Parai Tenggiri. Pantai Parai Tenggiri terletak di Kec. Sungai Liat, Kab. Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Pulau Sumatera. Tepatnya berada di Desa Sinar Baru.

Informasi yang saya dapat, pantai ini berjarak kurang lebih 40 km dari Bandar Udara Depati Amir, Bangka. Tepatnya berada di Sungai Liat. Sama seperti Pantai Tikus, Pantai Parai Tenggiri memiliki kontur tanah yang landai dengan ombak yang relatif kecil. Dengan kondisi pantai yang seperti ini, wisatawan yang datang berkunjung dapat melakukan aktivitas berenang dan bermain pasir pantai.

Untuk memasuki pantai tersebut, kami masuk melalui Resort Parai Beach Resort & Spa yang merupakan kawasan wisata terpadu Pantai Parai Tenggiri. Dengan adanya pengelola lokasi wisata sangat memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan wisatawannya. Lingkungan pantai nampak bersih dan tertata asri disertai beberapa safety guide yang memantau pengunjung yang berenang, agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

WhatsApp Image 2018-10-26 at 9.18.58 AM(2)Pantai ini dulunya dikelola oleh pemerintah setempat, namun sekarang ini dikelola oleh pihak swasta. Kawasan wisata pantai ini merupakan kawasan wisata hijau atau disebut Parai Green Resort sebagai bentuk dalam menyelamatkan lingkungan. Oleh karena itu Pantai Parai Tenggiri adalah pantai andalan di Kepulauan Bangka Belitung.

Selain pesona keindahan air lautnya yang berwarna hijau dan kebersihan pantainya, pantai ini memiliki daya tarik tersendiri. Bebatuan yang berserakan di sepanjang pantai dengan berbagai bentuk dan ukuran menambah nilai keindahan dari Pantai Parai Tenggiri. Jika Anda bosan dengan berenang, Anda bisa menikmati pantai ini dengan cara duduk di atas batu-batuan tersebut dan mengabadikan momen indah bersama kerabat atau keluarga Anda.

20181026_075045-01Selain itu, Anda juga bisa melakukan aktivitas seperti memancing dan snorkeling. Atau jika Anda penasaran dengan keindahan bawah lautnya, Anda juga bisa menyelam untuk menikmati penghuni bawah laut pantai ini. Anda tidak perlu khawatir untuk masalah peralatannya, karena di kawasan ini terdapat persewaan peralatan snorkeling dan menyelam lengkap dengan perahu dan pemandunya. Selain aktivitas tersebut, masih ada lagi olahraga air seperti jetski, parasailing dan banana boat yang dapat memacu adrenalin Anda.

Pantai tersebut dapat dimasuki melalui Resort Parai Beach Resort & Spa sebagai pengelola  kawasan wisata terpadu Pantai Parai Tenggiri. Harga tiket masuk ke objek wisata pantai ini sebesar Rp. 25.000,-/orang (sudah termasuk minuman dingin kemasan).

Beberapa kegiatan yang dapat Anda lakukan di sana antara lain berenang, menikmati pantai  dengan cara duduk di atas batu-batuan sambil mengabadikan momen indah degan berfoto-foto. Selain itu, Anda juga bisa memancing, snorkeling, serta menyelam untuk menikmati penghuni bawah laut pantai ini. Anda tidak perlu khawatir untuk masalah peralatannya, karena di kawasan ini terdapat persewaan peralatan snorkeling dan menyelam lengkap dengan perahu dan pemandunya.

Jika masi memiliki waktu beberapa hari, Anda bisa mengunjungi beberapa daerah wisata lain seperti :

  • Danau Kaolin Aek Biru, merupakan danau yang tercipta akibat penggalian tambang timah. Setelah kandungan timahnya habis, danau merefleksikan warna langit biru yang sangat indah. Selain danau yang berwarna biru, ada juga danau berwarna hijau.
  • Pantai Matras di Kecamatan Sungai Liat yang berjarak sekitar 33 kilometer dari Pangkal Pinang. Pantai ini merupakan pantai terpanjang di Bangka, maka tidak heran jika pandanganmu ke arah lautan seakan luas tak terbatas. Hanya dengan berkendara sekitar 30 menit dari Pangkal Pinang.
  • Pantai Penyusuk merupakan salah satu pantai cantik yang berada di Kecamatan Belinyu. Lokasinya strategis menjadikannya pusat island hopping ke Pulau Putri dan Pulau Lampu. Posisi Pantai Penyusuk yang berada di bagian utara Pulau Bangka membuat pantai ini juga asyik dijadikan spot untuk berburu sunset.

Beberapa pilihan Oleh – Oleh Khas Bangka

Sambal Lingkong

Sambal lingkong dijuluki abon ikan yang berbahan dasar Ikan Tenggiri yang kemudian dihaluskan dengan campuran santan kelapa, cabai dan rempah-rempah. Sambal Lingkong sangat cocok digunakan untuk menemani berbagai jenis makanan, baik makanan kering atau pun berkuah. Selain itu, ia juga dapat digunakan sebagai makanan cepat saji bagi Anda yang tidak sempat memasak.

Belacan/Terasi

Oleh oleh yang satu ini dikenal dengan nama Pasta Udang. Terbuat dari udang segar yang difregmentasikan, Cita rasa  belacan mampu memberikan sensasi di lidah, pakanan ini juga sering digunakan untuk membumbui masakan tertentu yang khas.

Sirup Jeruk Kunci

Ada pula sirup jeruk kunci yang unik yang dapat menjadi pilihan oleh oleh ketika berlibur ke Belitung. Pada beberapa daerah, jeruk kunci memiliki nama yang beragam, contohnya jeruk calong, jeruk sambal, jeruk cino, jeruk kalamanchi atau jeruk cino. Dengan tambahan es batu, sirup jeruk yang satu ini mampu memberikan rasa yang sangat menyegarkan.

Kemplang

Kerupuk yang satu ini terbuat dari ikan dengan tekstur yang padat dan tidak mudah hancur. Selain itu tidak hanya terbuat dari ikan, namun tersedia pilihan kerupuk kemplang udang dan kepiting.

Getas

Adalah salah satu  salah satu kerupuk khas daerah ini yang paling banyak diburu di Pulau Bangka. Sebagian masyarakat menyebutnya keritek dan peletek. Getas terbuat dari Ikan Tenggiri yang dicampur dengan Sagu Rumbia, bukan tepung biasa. Biasanya, getas yang ada di Pulau Bangka terbuat dari ikan tenggiri, salah satu jenis ikan terbaik yang dagingnya empuk untuk dijadikan makanan apa saja.(indah)

 

Travelling

Jelajah Wisata Di Bangka (Part 1) Pagoda Vihara Puri Tri Agung Dan Pantai Tikus

Di tantang untuk menyelenggarakan kegiatan di Pulau Bangka, awalnya saya agak gimana gitu… karena temen-temen dikasi pilihan untuk menyelenggarakan kegiatan di daerah-daerah kota besar dengan daerah wisata yang sudah ternama. Namun, Bismillah. Saya dan tim tetap semangat untuk menyelenggarakan kegiatan kami di Pulau Bangka yang dibuka oleh Sekda Provinsi Bangka Yan Megawandi. Nama kegiatan kami “Penyusunan Materi Komunikasi Bidang Pembiayaan Perumahan”.

Usai melaksanakan kegiatan dalam rangka tugas kantor, tepatnya tanggal 24 Oktober 2018, saya hanya memiliki waktu sehari untuk menjelajahi Pulau Bangka. Saya g tau harus mulai menjelajah di lokasi mana, yang saya tau, Bangka terkenal dengan daya Tarik wisata pantainya. Hasil intrograsi sopir, kami dibawa ke destinasi wisata religi yaitu Pagoda Vihara Puri Tri Agung dan Pantai Tikus Sungailiat Bangka.

Perjalanan dari hotel ke lokasi ditempuh dalam waktu 45 menit tanpa rem. Maksud saya, lancar tanpa hambatan dan merupakan daerah sepi penduduk.

Setibanya di sana, kami disambut oleh sekumpulan guguk (anjing) penjaga yang mendekat. Don’t worry. Mereka jinak. Temenku Chacha yang dari awal melihat banyak guguk ketakutan dan enggan untuk keluar. Tapi dengan bantuan babang Komar, Chacha pun mau keluar mobil.

Di dalam Vihara nampak beberapa jamaah sedang sembahyang. Insyaallah kehadiran kami g mengganggu ibadah mereka. Vihara Puri Tri Agung ini memiliki interior yang terbilang cukup mewah di tambah arsitektur bangunan yang kokok dan elegan.

Cekrek ..cekrek..cekrek..saya memfoto bangunan vihara dari berbagai angle.

WhatsApp Image 2018-10-26 at 8.06.37 AMPagoda Vihara Puri Tri Agung adalah pagoda yang terletak di Kecamatan Parit Pandang, Kota Sungai Liat Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung yang diresmikan tanggal 18 Januari 2015 oleh Menteri Agama dan Menteri Pariwisata. Di dalam Vihara terdapat 3 buah patung yang cukup besar yaitu konghucu, budha dan taoisme.

Pengunjung tidak dikenakan biaya masuk, hanya saja kita wajib menjaga kebersihan dan etika berbicara maupun bersikap saat berada di Pagoda ini. Fasilitas umum di pagoda ini juga dilengkapi kios makanan, sehingga kita tidak perlu khawatir kelaparan.

Saat berdiri di tangga vihara kita bisa melihat gugusan pantai. Namanya Pantai Tikus.

WhatsApp Image 2018-10-26 at 8.06.42 AMAlhamdulillah dirombongan saya ada Akang Dudi Sugandi. Itu tuh.. fotografer hits dari Bandung. Beliau kami undang menjadi narasumber dalam kegiatan saya. Beberapa foto sempat diabadikan Kang Dudi. Hasilnya.. Amazing….

Dengan senjata lengkapnya Kang Dudi menunjukkan kepada kami kokoh dan megahnya bangunan Pagoda Vihara Puri Tri Agung dengan drone nya. Sekeliling vihara pun terlihat. Termasuk Pantai Tikus di depan vihara. That’s our next destination.

WhatsApp Image 2018-10-26 at 8.06.41 AMTidak lama kemudian, dari kejauhan ada yang memanggil saya. Hehe… suara ada tapi orangnya g nampak. Suara Yogi dan Riyan.

Pantes mereka tidak kelihatan di sekitar vihara, ternyata mereka sedang menyusuri pantai yang tadi kami lihat dari drone Kang Dudi.

Subhanallah.. pantainya seperti pantai yang belum terjamah

Satu lokasi terdapat dua destinasi wisata. Itulah Pagoda Vihara Puri Tri Agung dan Pantai Tikus di Sungailiat Bangka. Hal lain yang menarik disektiar vihara adalah laut dan bibir pantainya dapat kita lihat dari atas vihara. Kehadiran Pagoda Vihara dan Pantai Tikus ini, dapat mengangkat kembali kawasan wisata di daerah tersebut.

Informasi dari sopir kami, dulu di depan vihara dan pantai ini terdapat sebuah mercusuar yang cukup tinggi yang berfungsi mengawasi kapal-kapal/perahu yang melintas di pantai tersebut. Namun dikarenakan tidak begitu diperhatikan sehingga mercusuar rusak dan dirobohkan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

Yang saya kutip dari pa sopir, “disebut Pantai tikus bukan karena di sini banyak tikusnya, stapi karena pantai ini banyak terdapat jalan tikus (jalan setapak). Konon katanya, menurut cerita beberapa puluh tahun yang lalu jalan tikus ini dulu di manfaatkan beberapa oknum untuk menyelundupkan timah keluar Pulau Bangka.”

Dulu, pantai yang paling panjang di Kota Sungailiat Kabupaten Bangka ini jarang dikunjungi masyarakat karena menurut cerita di sekitar pantai terkenal cukup “angker”. Isu ini sengaja disebar agar para oknum penyelundup bebas melakukan aksinya. Namun belakangan pantai ini sudah mulai banyak di kunjungi wisatawan karena memang cukup menarik untuk di kunjungi.

20181026_075045-01Sebagai informasi, Pantai Tikus terletak di Desa Rebo Kelurahan Kenanga, Sungailiat dan berada di antara Pantai Rebo (Pantai Rebuk) dan Pantai Tanjung Pesona. Pantai ini memiliki banyak sekali batuan granit berukuran besar yang berada di sekitaran pantai, tebing batu granit terjal yang masih alami serta air jenih kebiruan bukti pantai ini  masih alami dan luar biasa indahnya dengan pasir yang landai.

Pantai tikus sendiri terdiri dari beberapa bagian yaitu bagian utama terletak di samping Pantai Tanjung Pesona. Di samping bagian utama terdapat Pantai Asmara. Namun pantai ini sekarang telah di pagar tembok dan entah dimiliki dan dikelola untuk apa. Setelah Pantai Asmara kemudian Pantai Pagoda, pantai ini terletak tepat di hadapan Pagoda Vihara Pantai Tikus Bangka. Pantai ini memiliki karakter pantai yang unik, ada sisi yang berpasir dan ada juga sisi yang bertebing dengan tumpukan batu granit.

Yang cukup terkenal adalah Pantai Pagoda Vihara yang berhadapan langsung dengan Pagoda Vihara Puri Tri Agung dan Pantai Akasia yang terdapat hutan angkasia yang cukup rindang.

Sisi lain Pantai Tikus adalah Pantai Tikus Kebun Mangga, seperti namanya di sebut pantai pohon mangga karena di sini terdapat kebun mangga yang sangat luas. Namun pantai ini sedikit sempit untuk melakukan aktifitas pantai, selain itu jalur akses menuju pantai masih cukup sulit karena sangat curam. Pantai ini di pagar oleh pagar kayu dan kawat berduri, hal ini di maksudkan untuk menghindari tangan – tangan jahil yang akan mencuri mangga.

Nah gaes… Pagoda Vihara Puri Tri Agung dan Pantai Tikus Sungailiat di Bangka sangat bisa menjadi salah satu alternatif tempat wisata yang wajib untuk di kunjungi.

#wisatabangka #vihara #wonderfullindonesia #pantai #beach #mercusuar

Food and Beverage, Travelling

6 Street Food (Angkringan) In yogyakarta

The city of Yogyakarta always offers hospitality and traditional form in every inch. The always guarded city icons, cultural heritage, well-mannered people and interesting culinary always make us want to go back (like Katon Bagaskara – Yogyakarta). I also have visited several times to Yogyakarta both for duty and travelling.

20170420_211733Malioboro is not only famous for its batik merchandise, some people must be agree that Jogja is also synonymous with angkringan. And, each angkringan also has its own characteristics. Angkringan sells cat rice (rice with small porcioun) with various side dishes in it, as well as drinks.

1.Angkringan Pak Hendro

18156602_10212431183845004_2699751861246176689_oThis time I went to Yogyakarta while I was in training. After driving in Malioboro to the hotel, me and two friends stopped at Angkringan Pa Hendro. Actually had dinner, but it’s not wrong to stop by and sit around for a while in angkringan while enjoying the night atmosphere around Tugu Yogyakarta.

Menu and prices are generally in angkringan:

  • Sego cat (cat rice) Rp 2.000
  • Coffee joss Rp 3.000-Rp5.000
  • Hot tea Rp 1,500-2,000
  • Various fried Rp 1,500-Rp 2,000
  • Various sate Rp 1,000-Rp3.000 (satay meatballs, chicken, chicken liver, quail eggs)
  • Sachet Drink Rp 1,500-Rp3.000
  • Ginger Milk Rp 3.000
  • Milk Tea Rp 3.000

Rice-stitched, shellfish satay and quail eggs satay are worth a try. Okay order ..

18121819_10212431183644999_6602151184527230112_oDrinks are also offered such as joss coffee (ala2 AADC2), ginger ice tea, orange ice etc. I ordered iced ginger tea and orange ice. The total I pay for food and drinks is Rp 12.000 …

From angkringan Pa Hendro, there are several other angkringan along the road to the hotel. Quite crowded, I’m not eating there because I’ve tried it.

2. Angkringan Klebengan. Angkringan is located in the courtyard GOR Klebengan located near the campus of UNY and UGM. it’s become favorite students.

3. Angkringan Wijilan, which is one of angkringan hits in Jogja. Angkringan is actually named angkringan Kang Harjo. Unlike other angkringan, this angkringan has two floors; 1st floor containing chairs and tables, 2nd floor for those who want lesehan.

20170420_2130194. In the office yard of the Kedaulatan Rakyat Office located on Jalan Mangkubumi there Angkringan KR Pa Jabrik.

5. Angkringan Gareng Petruk. I have tasted food in both angkringan. Crowd ..The menu is almost the same. So select the menu according to a belly calls.

18077419_10212431184605023_2460176918934814734_o6. Bonbin Angkringan at Gembira Loka Zoo. Angkringan is also famous.

Most of the angkringan is open from 17:00 until midnight or until the food sold out. Suitable for those who like hanging out with friends.

Okeh … Have a nice culinary travelling..

Travelling

Goa Kiskendo Kulonprogo Yang Kramat

Hiii… Perjalanan saya ke Jawa Tengah tidak selesai hanya di Kebun Teh Nglinggo lohh.. Masih ada objek wisata lain yang perlu ditulis nih…

Yuks simak..

Pernah denger Goa Kiskendo Kulonprogo?

kiskendo.jpg

Goa Kiskendo adalah goa alam di kawasan pegunungan Menoreh. Letak goa tersebut di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo. Jaraknya sekitar 38 KM dari Kota Yogyakarta atau sekitar 21 KM dari Kota Wates. Untuk menuju ke tempat wisata ini, kendaraan harus disiapkan dengan baik y.. perlu kendaraan yang tanah aspal dengan kontur jalan naik turun dan tikungan yang cukup tajam.

Mitos Goa Kiskendo

20170422_143837.jpgMitos yang berkembang di masyarakat, goa tersebut berkisah mengenai legenda pertempuran Maesosuro – Lembusuro melawan Sugriwo – Subali yang diceritakan pada relief di dinding dekat mulut goa.

Memasuki Goa Kiskendo

20170422_142558.jpgSepertinya objek wisata ini perlu dipublikasikan lebih..memasuki pelataran parkir.. hanya ada beberapa sepeda motor, di area taman juga terlihat hanya beberapa orang pengunjung. Tiket masuk ke Goa Kiskendo sebesar Rp 5.000 per orang.

Menuju mulut goa..kita harus menjelajah taman dengan menuruni anak tangga. Lumayan.. pemanasan untuk menyusuri goa nanti.

20170422_141323Di gerbang mulut goa ada guide pengunjung dan beberapa peralatan keamananan untuk memasuki goa. Jika kalian ingin menyusuri goa secara berkelompok tanpa didampingi guide gpp kok. Yang penting bawa alat penerang yang cukup. Jangan lupa membaca larangan dan saran untuk pengunjung di papan.

Dari gerbang mulut goa juga terdapat sekitar 20-an anak tangga yang cukup tinggi tiap pijakannya dan basah. Hati-hati ya..
Goa Kiskendo terbentuk selama ratusan tahun dari resapan air yang turun dan menetes. Sehingga terbentuklah batu Stalakmit dan Stalaktit di dalam goa. Sangat menakjubkan..

Apa itu Stalakmit dan Stalaktit?

20170422_141913.jpgStalakmit dan Stalaktit adalah bentuk alam khas daerah karst. Bebatuan tesebut terbentuk akibat proses pelarutan air di daerah kapur yang berlangsung secara terus menerus. Air yang larut di daerah karst akan masuk ke lubang-lubang (doline) yang kemudian turun ke gua dan menetes dari atap goa ke dasar goa. Nah… tetesan air tersebut yang lama – lama berubah menjadi bebatuan dengan bentuk runcing ke bawah.

Stalakmit adalah bebatuan yang berada di dasar gua dengan bentuk meruncing ke atas. Sedangkan, Stalaktit adalah bebatuan yang berada di atas goa dengan bentuk meruncing ke bawah.

20170422_142520.jpgYang suka berpetualang.. jalur susur goa mencapai 1,5 KM. Sepanjang jalur tersebut ada beberapa tempat pertapaan antara lain Pertapaan Tledek, Pertapaan Kusuman, Pertapaan Santri Tani, Pertapaan Semelong, Pertapaan Lumbung Kampek, Pertapaan Seterbang dan Pertapaan Sekandang. Jika tidak kuat jangan dipaksakan menyusuri semua titik pertapaan tersebut.

Bagi pengunjung yang tidak ingin menyusuri goa, atau bagi yang hanya ingin masuk sebentar untuk foto-foto bisa duduk-duduk, foto-foto dan istirahat menikmati kawasan wisata tersebut.

Disarankan membawa makanan dan minuman, karena hanya ada beberapa kios di sana.

okeh….sekian cerita perjalanan saya berwisata di Goa Kiskendo Kulonprogo..