Food and Beverage, Travelling

6 Angkringan Yogyakarta Yang Harus Di Coba

Kota Yogyakarta selalu menawarkan keramahan dan wujud tradisional di tiap jengkalnya. Ikon kota yang selalu dijaga, peninggalan budaya, masyarakat yang santun serta kulinernya yang menarik selalu membuat kita ingin kembali (seperti lagu Katon Bagaskara – Yogyakarta). Saya pun sudah beberapa kali berkunjung ke Yogyakarta baik untuk bertugas maupun jalan-jalan.

20170420_211733Tidak hanya Malioboro yang terkenal dengan dagangan batiknya, sebagian orang pasti setuju kalau Jogja juga identik dengan angkringan. Dan, masing-masing angkringan pun mempunyai ciri khas sendiri. Angkringan menjajakan nasi kucing dengan berbagai lauk di dalamnya, serta minuman.

1.Angkringan Pak Hendro

18121819_10212431183644999_6602151184527230112_oKali ini saya ke Yogyakarta saat sedang mengikuti pelatihan. Setelah ngeborong di Malioboro menuju hotel, saya dan dua teman singgah di Angkringan Pa Hendro. sebetulnya sudah makan malam, tapi nggak ada salahnya mampir dan duduk-duduk sejenak di angkringan sambil menikmati suasana malam di sekitar Tugu Yogyakarta.

Menu dan harga yang umumnya ada di angkringan :

  • Sego kucing (nasi kucing) Rp 2.000
  • Kopi joss Rp 3.000-Rp5.000
  • Teh panas Rp 1.500-2.000
  • Aneka gorengan Rp 1.500-Rp 2.000
  • Aneka sate Rp 1.000-Rp3.000 (sate bakso, usus ayam, ati ayam, telur puyuh)
  • Minuman Sachet Rp 1.500-Rp3.000
  • Susu Jahe Rp 3.000
  • Teh Susu Rp 3.000

18156602_10212431183845004_2699751861246176689_oNasi kucing isi mentok rica-rica, sate kerang dan sate telur puyuh patut dicoba nih. Oke diorder..

Aneka minuman juga ditawarkan seperti kopi joss (ala2 AADC2), es teh jahe, es jeruk dll. Saya memesan es teh jahe dan es jeruk. Total yang saya bayar untuk makanan dan minuman cukup Rp 12.000…

Dari angkringan Pa Hendro, ada beberapa angkringan lain sepanjang jalan menuju hotel.  Lumayan ramai, saya ngga makan di situ karena sudah mencobanya.

2. Angkringan Klebengan. Angkringan ini terletak di pelataran GOR Klebengan yang berada di dekat kampus UNY dan UGM. Jd favorit mahasiswa.

3. Angkringan Wijilan, yang merupakan salah satu angkringan hits di Jogja. Angkringan ini sebenarnya bernama angkringan Kang Harjo. Berbeda dari angkringan yang lain, angkringan ini memiliki dua lantai; lantai 1 yang berisikan kursi dan meja, lantai 2 bagi yang ingin lesehan.

4. Di pelataran kantor Harian Kedaulatan Rakyat yang berada di Jalan Mangkubumi terdapat Angkringan KR Pa Jabrik.

20170420_213019

5. Angkringan Gareng Petruk. Saya sudah mencicipi makanan di kedua angkringan tersebut. Ramai.. Menunya hampir sama. Jadi pilih menu sesuai panggilan perut ya..

18077419_10212431184605023_2460176918934814734_o

6. Angkringan BonBin di Kebun Binatang Gembira Loka. Angkringan itu juga lumayan Ngehitss..

Sebagian besar angkringan buka mulai pukul 17.00 sampai tengah malam/ sampai makanan habis. cocok ya untuk yang suka nongkrong bareng teman-teman.

Okeh… Selamat jalan-jalan dan icip-icip
Semoga bermanfaat.

Food and Beverage

Mie Aceh Endess Di Jalan Bangka Raya

Info pecinta kuliner Aceh.. harus datang dan makan di “Mie Aceh Nikmat” yang berlokasi di Jalan Bangka Raya, Jakarta Selatan.

Kemarin saya muter-muter cari kulineran di sekitar rumah, mata tertuju ke “Mie Aceh Nikmat”. Parkir cukup lah untuk beberapa mobil dan motor. Dekorasi tempatnya juga cozy..

Begitu masuk kami dipersilahkan mencari tempat duduk, Si Abang datang membawa menu.. Keseruan lainnya, percapakan para karyawan dengan bahasa Aceh menambah suasana menjadi bener-bener berada di Aceh.

Ketika saya tanya2..mereka memang aseli dari Pidie dan jago masak. Pas banget.

Makanan pun datang..beeeh.. endess.. aroma rempah-rempah tercium. Rasanya… mantapsss..tasty. Bener2 selera orang Aceh..

Selain Mie Aceh kuah.. ada menu lain seperti Mie Goreng Aceh dan Roti Cane dengan bermacam2 topping. Kami pun roti cane kuah gulai.

Sekian reportase wisata kuliner saya…

*pindahan isi blog dari http:/indahijpratiwi.blogspot.co.id 

Lifestyle

Pasar Malam Di Alun-alun Kota Purworejo

Sepertinya liburan kami kali ini benar – benar di sambut oleh Kota Purworejo. Gimana tidak, dari nyekar di pagi hari, diteruskan ke Kebon Teh Nglinggo dan Goa Kiskendo, malam harinya kami bisa datang ke pasar malam yang terletak di alun-alun Kota Puworejo.

20170422_191742.jpg

Produk-produk yang dijual intinya sama seperti pasar malam di tempat lain, bedanya pasti bisa kumpul sengan “sedulur”.

Pasar malam di sini sepertinya heboh.. Enggak pernah ngebosenin, selalu diburu masyarakat sekitar, dan juga pencinta kuliner dong!

20170422_192940.jpgSelain menjual barang pabrikan atau racikan sendiri, pasar malam ini juga menyuguhkan UKM binaan pemerintah setempat.

20170422_191915.jpg

Saat itu habis hujan, tanah cukup becek dan tergenang air tapi g mengurangi pengunjung. Kami pun menikmati wedang ronde di lesehan di depan pelataran pasar malam. Nggak ketinggalan saya incipi crepes made in java yang segede gaban.

20170422_194652

Wisata kuliner kami nggak berhenti sampai di crepes, kami melanjutkan kulineran mencari Sate Winong yang terkenal. Namun sayang, warung – warung yang menjual Sate Winong hanya buka hingga sekitar pukul 15.00.  Kami pun langsung pulang.  Pupusss..